9 pengobatan rumahan untuk alergi kulit dan cara melakukannya

Obat rumahan untuk alergi kulit, seperti mandi dengan garam Epsom, mengoleskan kompres minyak esensial peppermint atau mencuci kulit dengan teh pisang raja, misalnya, membantu menenangkan dan melembabkan kulit, mengurangi gejala alergi. , iritasi atau pembengkakan.

Alergi kulit merupakan reaksi inflamasi yang dapat timbul di berbagai bagian tubuh, seperti leher, kaki, tangan, perut, mulut, ketiak, atau punggung. Ini mungkin terkait dengan beberapa faktor seperti gigitan serangga, kulit kering atau bahkan alergi terhadap kain pakaian. Pelajari cara mengidentifikasi alergi kulit.

Obat rumahan untuk alergi kulit harus digunakan hanya ketika kulit tidak memiliki luka dan setelah mencuci dan mengeringkan area tersebut. Jika gejala tidak hilang sama sekali setelah 1 atau 2 hari atau jika memburuk, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mengidentifikasi penyebab alergi dan memulai pengobatan yang sesuai.

9 pengobatan rumahan untuk alergi kulit dan cara melakukannya_0

Beberapa pengobatan rumahan untuk alergi kulit adalah:

1. Soda kue dan pasta minyak kelapa

Soda kue dan pasta minyak kelapa membantu menyeimbangkan pH kulit dan bersifat anti-inflamasi dan melembabkan, membantu meredakan gejala alergi seperti iritasi, gatal, kemerahan atau bengkak pada kulit.

Bahan-bahan:

  • 4 sendok makan natrium bikarbonat;
  • 12 sendok makan minyak kelapa.

Metode persiapan

Dalam wadah yang bersih dan kering, campur bahan untuk membentuk pasta. Taruh pasta soda kue dan minyak kelapa di atas kapas atau kain kasa, dan oleskan dengan lembut ke area kulit yang alergi dan biarkan bekerja selama 10 menit. Kemudian bilas perlahan dengan air dingin.

Jika Anda tidak memiliki minyak kelapa untuk membuat pasta, Anda bisa menggantinya dengan 12 sendok makan air.

2. Kompres banci

Banci, secara ilmiah dikenal sebagai Viola tricolor , memiliki sifat anti-inflamasi, analgesik dan anti-alergi, menjadi pilihan yang bagus untuk pengobatan rumahan bila digunakan dalam bentuk kompres untuk penggunaan topikal yang dibuat dari infus tanaman obat ini untuk membantu. mengurangi gejala alergi kulit seperti kemerahan, gatal atau bengkak.

Selain itu, karena khasiatnya, kompres banci juga bisa digunakan untuk membantu mengobati psoriasis atau eksim.

Bahan-bahan:

  • 20 sampai 30 gram bunga banci segar atau kering;
  • 500 ml air mendidih.

Metode persiapan:

Tambahkan bunga banci ke dalam air mendidih dan diamkan selama kurang lebih 15 menit. Tunggu hingga dingin, saring, rendam kain kasa dalam infus banci dan oleskan ke area kulit yang alergi dua kali sehari.

3. Kompres kamomil

Chamomile adalah tanaman obat yang memiliki zat dalam komposisinya, seperti azulene, bisabolol dan farnesene, dengan tindakan anti-inflamasi dan anti-alergi, menjadi pilihan pengobatan rumahan yang baik untuk alergi kulit, yang dapat digunakan dalam bentuk a kompres, membantu meredakan gejala kemerahan, bengkak atau gatal.

Bahan-bahan:

  • 20 hingga 30 g bunga kamomil segar atau kering;
  • 500 ml air mendidih.

Metode persiapan:

Tambahkan bunga kamomil segar atau kering ke dalam air mendidih dan biarkan selama 15 menit. Kemudian, saring, basahi kain kasa, kapas atau kain dan oleskan pada area kulit yang alergi minimal dua kali sehari.

4. Minyak esensial peppermint

Minyak esensial peppermint kaya akan mentol dan menthone, dengan sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antiseptik yang membantu melawan gatal atau kemerahan yang disebabkan oleh alergi kulit.

Bahan-bahan:

  • 2 sampai 3 tetes minyak esensial peppermint;
  • 1 gelas air.

Metode persiapan

Tambahkan tetes minyak esensial peppermint ke dalam segelas air dan aduk. Kemudian basahi kapas atau kain kasa dalam larutan tersebut dan letakkan di area kulit yang alergi, minimal dua kali sehari.

5. Mandi berendam dengan garam Epsom

Garam epsom kaya akan magnesium sulfat yang mudah diserap oleh kulit, meningkatkan pelindung kulit, meningkatkan kelembapan, serta mengurangi pembengkakan dan peradangan akibat alergi kulit.

Mandi rendam ini sangat mudah disiapkan dan memungkinkan Anda meredakan pembengkakan dan kemerahan dengan cepat, selain menenangkan.

Bahan-bahan:

  • 1 cangkir garam Epsom;
  • 1 liter air.

Metode persiapan:

Masukkan garam Epsom ke dalam mangkuk berisi air hangat, aduk hingga garamnya larut dengan baik. Tambahkan larutan ini ke air bak mandi dan rendam selama kurang lebih 15 sampai 20 menit. Kemudian bilas tubuh, keringkan dan oleskan pelembab ke kulit. Proses ini bisa dilakukan maksimal 3 kali dalam seminggu.

6. Tonik mawar dan lidah buaya

Tonik mawar dan lidah buaya membantu menenangkan kulit karena memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan dan penyembuhan, yang membantu meredakan gejala alergi kulit seperti gatal atau iritasi, selain menyembuhkan luka dan melembabkan kulit.

Bahan-bahan:

  • Kelopak mawar merah segar;
  • Gel transparan daun lidah buaya segar.

Metode persiapan:

Potong daun lidah buaya, cuci dan buang gel yang ada di dalam daun. Mencuci kelopak mawar merah segar. Masukkan semuanya ke dalam blender dan kocok, atau gunakan mixer. Saring dan simpan dalam botol kaca yang bersih dan kering. Oleskan sedikit toner pada kapas atau kain kasa bersih dan oleskan ke area kulit yang alergi sekali sehari.

Saat menyiapkan tonik ini, penting untuk tidak menggunakan kulit daun lidah buaya yang memiliki efek toksik, tetapi hanya gel transparan di dalam daun.

7. Tapal infus calendula

Calendula, yang dikenal secara ilmiah sebagai Calendula officinalis , memiliki sifat anti-inflamasi dan merupakan pilihan pengobatan rumahan yang bagus bila digunakan dalam bentuk tapal untuk penggunaan topikal, dibuat dari infus tanaman ini, dan membantu mengurangi peradangan dan mengurangi rasa gatal yang disebabkan oleh alergi kulit.

Bahan-bahan:

  • 1 sampai 2 sendok teh bunga calendula;
  • 150 ml air mendidih.

Metode persiapan:

Masukkan bunga calendula ke dalam air mendidih dan diamkan selama 5 menit. Tunggu hingga dingin, saring dan rendam kompres kering yang bersih di infus calendula, seperti kain kasa atau kapas, misalnya. Oleskan kompres ke area kulit yang alergi, 3 kali sehari, biarkan selama 30 menit.

8. Cuka sari apel

Cuka sari apel memiliki sifat anti-inflamasi dan alkali, menjadikannya obat rumahan yang baik untuk alergi kulit karena membantu meredakan kemerahan, bengkak, dan gatal serta dapat dioleskan langsung ke kulit.

Bahan-bahan:

  • 1 sendok makan cuka sari apel;
  • 1 gelas air.

Metode persiapan:

Tambahkan cuka sari apel ke dalam segelas air dan aduk. Taruh sebagian larutan ini pada sehelai kapas atau kain kasa dan oleskan ke area kulit yang alergi. Biarkan selama 5 hingga 20 detik, cuci kulit, keringkan dan oleskan krim pelembab untuk penggunaan sehari-hari.

Cuka sari apel dapat dibuat di rumah dengan bahan alami atau dibeli dari supermarket. Pelajari cara membuat cuka sari apel di rumah.

9. Teh Pisang

Teh pisang memiliki sifat anti-alergi alami yang membantu melawan rasa gatal dan kemerahan pada kulit yang disebabkan oleh alergi.

Selain itu, pisang raja juga memiliki khasiat yang mengurangi iritasi kulit sehingga dapat digunakan setelah lama terpapar sinar matahari atau terbakar sinar matahari, misalnya.

Bahan-bahan:

  • 30 g daun pisang raja;
  • 1 liter dalam satu liter air mendidih.

Metode persiapan:

Masukkan daun pisang ke dalam air mendidih. Tutupi, biarkan dingin, saring dan cuci area kulit yang alergi 2 hingga 3 kali sehari.

Related Posts