Ekosistem: Pengertian dan jenis

Ekosistem adalah lingkungan spesifik di mana proses vital sekelompok makhluk hidup saling terkait. Faktor biotik (seperti hewan, tumbuhan dan mikroorganisme) dan faktor abiotik (udara, air) adalah bagian dari lingkungan bersama.

Organisme yang saling bergantung yang membentuk unit ini membentuk rantai makanan, yaitu arus energi dan nutrisi yang dihasilkan melalui nutrisi (satu spesies memakan spesies yang mendahuluinya dalam rantai dan, pada gilirannya, berfungsi sebagai makanan untuk selanjutnya).

Pengertian

Ekosistem adalah komunitas makhluk hidup yang proses vitalnya saling terkait satu sama lain. Perkembangan makhluk hidup ini terjadi sesuai dengan faktor fisik lingkungan yang mereka bagi.

Ekosistem menyatukan semua faktor biotik (tanaman, hewan, dan mikroorganisme) dari suatu wilayah serta faktor abiotik dari lingkungan. Oleh karena itu merupakan unit yang terdiri dari organisme yang saling bergantung yang membentuk rantai makanan atau trofik (rantai energi dan nutrisi yang terbentuk antara spesies suatu ekosistem dalam hubungannya dengan nutrisi mereka).

Gagasan ekosistem muncul pada 1930-an untuk menjelaskan interaksi kompleks antara organisme, aliran energi dan material, dan komunitas tempat mereka hidup.

Semakin besar jumlah spesies (yaitu, keanekaragaman hayati yang lebih besar), semakin besar kapasitas pemulihan yang disajikan oleh ekosistem. Ini dimungkinkan berkat kemungkinan penyerapan dan pengurangan perubahan lingkungan yang lebih baik.

Konsep habitat cenderung dikaitkan dengan ekosistem. Habitat adalah ruang fisik ekosistem, suatu wilayah yang menawarkan kondisi alam yang diperlukan untuk subsistensi dan reproduksi spesies.

Ceruk ekologis, pada gilirannya, adalah cara hidup di mana suatu organisme dikaitkan dengan faktor biotik dan abiotik dari lingkungan melalui berbagai kondisi fisik, kimia, dan biologis.

Penting untuk diingat bahwa suatu ekosistem diterjemahkan ke dalam situasi keseimbangan yang berubah dari waktu ke waktu dan yang menyiratkan adaptasi konstan dari spesies yang menghuninya.

Jenis

Gagasan ekosistem, secara umum, dikaitkan dengan ekosistem alami, di mana biotik dan abiotik seimbang tanpa campur tangan manusia. Namun, harus ditekankan bahwa ada yang disebut ekosistem buatan, yang diciptakan oleh manusia dan yang tidak ada di alam. Rumah kaca, bendungan dan akuarium adalah beberapa contoh ekosistem buatan.

Arti paling luas dari konsep ekosistem buatan termasuk permukiman perkotaan dan juga kota, meskipun mereka sangat berbeda dari ekosistem alami.

Modifikasi ekosistem alami oleh manusia juga dapat menimbulkan ekosistem buatan. Ekosistem alami yang mengalami kepunahan beberapa spesies oleh tindakan manusia sudah kehilangan kondisi aslinya, sehingga dapat dianggap sebagai ekosistem buatan atau, setidaknya, ekosistem alami yang dimodifikasi.

Harus diingat bahwa modifikasi ekosistem alami biasanya memiliki konsekuensi seperti penggurunan dan munculnya hama, yang akhirnya merusak keanekaragaman hayati dan sumber daya alam.

Related Posts