10 Karakteristik mamalia, habitat, reproduksi, pernapasan

Kami menjelaskan apa itu mamalia, di habitat apa mereka ditemukan dan seperti apa strukturnya. Selain itu, karakteristiknya, reproduksi dan banyak lagi.

Apa itu mamalia?

Mamalia adalah kelas hewan vertebrata yang memiliki kelenjar susu penghasil susu untuk memberi makan anaknya. Ada sekitar 5.487 spesies mamalia, di mana 5.209 adalah mamalia plasenta, 272 adalah marsupial dan 5 adalah monotremata.

Spesies mamalia cenderung merawat anak-anak mereka setelah mereka lahir cukup lama agar mereka dapat menjaga diri mereka sendiri, meskipun waktu perawatan orang tua bervariasi dari satu spesies ke spesies lainnya.

Mamalia adalah hewan homeotermik, yaitu hewan “berdarah panas” yang dapat mengatur sendiri suhu tubuhnya dan menjaganya tetap konstan terlepas dari suhu lingkungan.

Ciri-ciri mamalia:

1. Habitat

Mamalia mendiami semua jenis habitat di sepanjang permukaan bumi, dari dataran, hutan, dan pegunungan hingga hutan hujan, gurun, dan daerah kutub.

2. Homoiterm

Mamalia adalah homeoterm, yaitu, hewan “berdarah panas” yang dapat mengatur sendiri suhu tubuh mereka dan menjaganya tetap konstan terlepas dari suhu lingkungan. Semua mamalia memiliki sistem peredaran darah ganda yang lengkap, tertutup, dengan jantung yang terbagi menjadi empat ruang.

3. Melahirkan anak

Sebagian besar mamalia adalah hewan vivipar, artinya setelah pembuahan, embrio berkembang di dalam rahim betina, di mana ia menerima makanan dan oksigen sampai saat melahirkan.

Satu-satunya pengecualian adalah monotremata (platipus dan ekidna), yang bertelur, dan hewan berkantung, yang anak-anaknya tidak berkembang di dalam plasenta dan harus terus berkembang di kantong luar tubuh betina saat lahir.

4. Pernapasan dengan paru-paru

Mamalia menghirup oksigen berkat dua paru-paru yang terletak di rongga dada. Dalam kasus mamalia air (seperti lumba-lumba dan paus), hewan dapat menyelam untuk waktu yang lama tetapi harus muncul ke permukaan untuk bernapas, karena mereka hanya dapat menangkap oksigen dari udara dan bukan dari air (seperti yang dilakukan ikan).

5. Struktur tulang

Semua mamalia memiliki struktur tulang yang terbuat dari tulang (kerangka) yang berakhir di tengkorak di ujung depan, di mana otak ditempatkan, dan dengan tulang belakang di dalamnya adalah sumsum tulang belakang.

6. Sistem saraf tingkat lanjut

Mamalia memiliki sistem saraf pusat yang sangat berkembang yang memungkinkan mereka merespons rangsangan lingkungan dengan memproses informasi, yang menyiratkan bahwa mamalia dapat memiliki perilaku yang sangat kompleks dan canggih.

7. Anatomi

Semua mamalia memiliki karakteristik anatomi dan fisiologis tertentu yang sama, seperti memiliki satu tulang gigi yang terdapat di rahang; sambungan antara rahang dan tengkorak; dan sistem pendengaran yang terdiri dari tiga tulang (palu, landasan, dan sanggurdi). Sebagian besar mamalia memiliki rambut, bibir, dan gigi.

8. Ekstremitas

Anggota badan mamalia telah berevolusi selama jutaan tahun untuk beradaptasi dengan lingkungan tempat hewan itu hidup. Dalam kasus hewan darat, anggota badan berakhir di kaki, yang dapat memiliki kuku, cakar, kuku atau kuku tergantung pada karakteristik hewan.

Dalam kasus mamalia air (segel, paus pembunuh) anggota badan berakhir di sirip hidrodinamik, sedangkan pada mamalia terbang (kelelawar) mereka berakhir di sayap membran. Jerapah telah berevolusi selama berabad-abad, memanjangkan leher mereka untuk mencapai daun tanaman tinggi, yang dengannya mereka memastikan makanan.

9. Sistem ekskresi terpisah dari alat kelamin

Mamalia tidak memiliki kloaka (seperti burung), karena sistem ekskresi terpisah dari saluran genital. Selain itu, semua mamalia memiliki membran yang disebut diafragma yang memisahkan pencernaan dari sistem pernapasan.

10. Perawatan orang tua

Spesies mamalia cenderung merawat anak-anak mereka setelah mereka lahir cukup lama agar mereka dapat menjaga diri mereka sendiri, meskipun waktu perawatan orang tua bervariasi dari satu spesies ke spesies lainnya. Betina memiliki kelenjar susu, di mana mereka mengeluarkan susu yang dengannya mereka memberi makan anak-anak mereka pada tahap pertama pertumbuhan.

Related Posts