Soal: Pada lebah madu, betina (i) memiliki (ii) kromosom dan jantan (iii) memiliki (iv) kromosom.

Penentuan jenis kelamin pada lebah madu didasarkan pada jumlah set kromosom yang diterima individu. Keturunan yang terbentuk dari penyatuan sperma dan sel telur berkembang sebagai betina (ratu atau pekerja), dan sel telur yang tidak dibuahi berkembang sebagai jantan (drone) melalui partenogenesis. Ini berarti bahwa laki-laki memiliki setengah jumlah kromosom daripada perempuan. Betina adalah diploid yang memiliki 32 kromosom dan jantan bersifat haploid, yaitu memiliki 16 kromosom. Ini disebut sistem penentuan jenis kelamin haplodiploid dan memiliki ciri-ciri khusus seperti laki-laki menghasilkan sperma dengan mitosis, mereka tidak memiliki ayah dan dengan demikian tidak dapat memiliki anak laki-laki, tetapi memiliki kakek dan dapat memiliki cucu.

Jadi, jawaban yang benar adalah ‘(i) Diploid, (ii) 32, (iii) Haploid, (iv) – 16’

Soal: Pada lebah madu, betina (i) memiliki (ii) kromosom dan jantan (iii) memiliki (iv) kromosom.

A» (i) Diploid, (ii) 46, (iii) Haploid, (iv) – 23

B» (i) Haploid, (ii) 23, (iii) Diploid, (iv) – 46

C» (i) Diploid, (ii) 32, (iii) Haploid, (iv) – 16

D» (i) Haploid, (ii) 16, (iii) Diploid, (iv) – 32

Tahapan Metamorfosis semut, kupu kupu dan katak
Contoh Ekologi: Tujuan, jenis, peranan, cabang
10 Ciri-ciri Nematoda yang penting berikut ini
Siklus hidup Bakteriofag: Pengertian, struktur, terapi