Energi hidrolik – pengertian, kelebihan, kekurangan, kegunaan

Kami menjelaskan apa itu energi hidrolik dan bagaimana pembangkit listrik tenaga air bekerja. Kelebihan dan kekurangan energi ini beserta contohnya.

Apa itu energi hidrolik?

Energi hidrolik, energi hidro atau tenaga air, adalah energi yang diperoleh dari penggunaan energi kinetik dan / atau potensial dari arus, air terjun atau air bendungan. Ini adalah bentuk energi yang telah lama digunakan dalam sejarah umat manusia dan pada skala yang berbeda, karena dapat diubah menjadi berbagai bentuk energi berguna lainnya.

Secara umum, energi hidrolik dianggap aman, terbarukan dan bersih, karena tidak menghabiskan air yang digunakannya, juga tidak menghasilkan zat-zat beracun atau polusi.

Namun, biasanya memiliki dampak lingkungan yang cukup besar mengingat dampak yang dapat ditimbulkan oleh instalasi, terutama dalam skala besar, seperti halnya bendungan pembangkit listrik tenaga air, yang memodifikasi aliran sungai, membanjiri lahan kering dan bahkan dapat mengubah kualitas air..

Selama berabad-abad, dasar sungai telah digunakan dengan penggilingan dan rotor untuk memanfaatkan kekuatannya dan mengubahnya menjadi energi mekanik, baik untuk menggiling biji-bijian atau gandum, atau untuk menghasilkan listrik. Kekuatan air, kelimpahannya, dan kelimpahannya menjadikan mekanisme ini sumber daya yang ideal bagi umat manusia.

Bagaimana cara kerja pembangkit listrik tenaga air?

Pembangkit listrik tenaga air adalah penggunaan energi hidrolik yang paling terkenal, dalam hal ini, menghasilkan listrik. Ini dilakukan dengan menempatkan tanaman di air terjun alami, dasar sungai atau dengan membangun bendungan pembangkit listrik tenaga air (jika tidak memiliki ketinggian yang diperlukan).

Logika dari lokasi ini adalah memanfaatkan energi potensial gravitasi air atau intensitas arusnya, membuat cairan menggerakkan turbin hidrolik secara konstan, menghasilkan gerakan rotasi yang ditransfer ke generator listrik.

Energi listrik ini kemudian dapat disalurkan melalui jaringan ke rumah dan bisnis yang membutuhkannya.

Keuntungan Energi hidrolik

Tenaga hidrolik memiliki keunggulan sebagai berikut:

  • Itu bisa diperbarui. Ya, mereka tidak menyia-nyiakan air sungai, juga tidak mempengaruhi pengeringannya.
  • Itu murah dan mudah didapat. Mengingat banyaknya air di planet ini. Memang ada biaya pemasangan pembangkit listrik tenaga air, tapi itu hanya dihitung sebagai investasi awal.
  • Ini adalah salah satu bentuk energi bersih. Yah, itu tidak menghasilkan zat pencemar karena tidak ada proses pembakaran atau bahan mentah.
  • Ini ekonomis dalam jangka panjang. Karena tidak bergantung pada masuknya bahan baku atau fluktuasi pasarnya.

Kekurangan Energi hidrolik

Bentuk energi ini memiliki kekurangan sebagai berikut:

  • Dampak lingkungan dari fasilitas besar di sungai dan danau.
  • Mahalnya biaya pembangunan pabrik, serta biaya sekunder akibat membanjiri lahan subur untuk membangun bendungan.
  • Perubahan ekosistem sungai di bagian hilir karena air yang keluar dari tumbuhan kekurangan sedimen.
  • Musim kemarau yang ekstrim dan fenomena seperti El Niño dapat menurunkan produksi listrik secara drastis.

Pentingnya Energi hidrolik

Bentuk Energi hidrolik adalah kunci dalam mengembangkan cara-cara yang berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk memenuhi permintaan energi yang terus meningkat di dunia pasca-industri.

Pembakaran bahan bakar fosil terlalu mencemari, tenaga nuklir membawa beberapa bahaya dan, bersama dengan cara lain untuk menghasilkan energi, itu tidak cukup efisien. Tenaga air dan bentuk listrik terbarukan lainnya semakin dipandang sebagai pilihan yang diperlukan di dunia masa depan.

Contoh Energi hidrolik

Contoh penggunaan energi hidrolik adalah:

  • Pabrik hidrolik. Yang didorong oleh dasar sungai dan berfungsi untuk memutar piston dan di dalamnya ada batu kilangan, yang dengannya biji-bijian, biji-bijian, gandum, dll. Digiling atau dihancurkan. Prinsip yang sama telah digunakan dengan kekuatan angin.
  • Pembangkit listrik tenaga air. Seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air Waduk Cirata Jawa barat, Simón Bolívar, di Venezuela, juga disebut Represa del Guri, yang memanfaatkan aliran Sungai Caroni, anak sungai Orinoco, untuk menghasilkan sekitar 10.235 MW listrik yang memasok seluruh negeri.

Related Posts